11 Manfaat Pupuk Organik

0
124
manfaat pupuk organik

Agropedia.id – Sektor pertanian erat kaitannya dengan penggunaan zat dalam meningkatkan kesuburan tanah. Pemberian dilakukan agar menambah unsur hara pada tanaman.

Jenis pupuk yang bervariasi berdasarkan pengolahannya memperlihatkan banyak manfaat pupuk organik saat digunakan.

Manfaat Pupuk Organik

Jenis pupuk yang selama ini digunakan oleh petani pada umumnya berasal dari proses alami dan melalui reaksi kimia.

Perbedaannya dapat diketahui melalui bahan baku yang digunakan serta kandungan zat di dalamnya. Paling umum digunakan ada dua varian pupuk yakni pupuk organik dan anorganik.

1. Mampu Menyuburkan Tanah dengan Jangka Panjang

Jangan hanya mengira bahwa pupuk sekedar berpengaruh pada tanaman. Pemberian pupuk organik ternyata turut memberikan kesuburan tanah.

Hal ini dipengaruhi oleh kinerja mikroorganisme dan zat-zat penting membangkitkan unsur hara. Tanah yang subur mempengaruhi kualitas terbaik bagi tanaman.

Selain itu pupuk organik dapat menyesuaikan jenis tanah seperti tanah liat, berpasir, berkapur dan mengandung asam.

Namun perlu diperhatikan komposisi ketika mengolahnya campuran ketika mengolahnya. Semakin subur tanah maka hasil panen berupa buah, daun dan umbi lebih melimpah.

2. Pupuk Organik Ramah Lingkungan

Pupuk Organik pada dasarnya terbentuk melalui proses alami maka tidak heran bila menjadi zat yang mampu menyuburkan tanah.

Sifatnya ramah lingking tanpa memberikan limbah seperti pada pupuk dengan bahan dan proses kimia. Sedangkan dari segi kesehatan, jeni pupuk ini lebih unggul.

Sifat limbah kimia dalam merusak kesuburan tanah sangat bertolak belakang dengan pupuk organik. Justru ketika digunakan terus menerus dalam usaha pertanian tidak akan membahayakan.

Zat-zat bermanfaat di dalamnya memiliki unsur hara tinggi dalam memberikan kesuburan jangka panjang.

3. Kandungan Nutrisi yang Baik untuk Tanaman

Dalam memenuhi nutrisi tanaman, pupuk organik memberikan fungsi kimia khususnya dalam menghasilkan unsur hara makro seperti nitrogen, kalium, fosfor, magnesium, sulfur dan kalsium.

Tidak berhenti sampai di situ, unsur mikro berupa kobalt, tembaga, zink dan mangan juga turut dihasilkan.

Ketersediaan unsur hara mikro maupun makro tadi berguna memberikan kualitas pertumbuhan tanaman agar lebih baik lagi.

Tidak terbatas hanya pada usaha pertanian tetapi juga para pecinta tanaman hias dapat merasakan dampaknya. Tanaman yang terpenuhi nutrisinya akan tumbuh sebagai varietas unggul.

4. Memiliki Daya Serap Air yang Baik

Pupuk organik memang memberi dampak reaksi secara perlahan pada tanaman sehingga cocok bila digunakan untuk waktu yang lama.

Pupuk jenis ini mampu meningkatkan daya serap tanah untuk menyimpan cadangan air di dalamnya. Hal itulah yang membuat kesuburan tanah tetap terjaga.

Air yang mengalir dari permukaan kemudian disimpan dalam pori-pori tanah. Zat cair tersebut akan diserap oleh tanaman saat membutuhkan nutrisi.

Pemberian pupuk organik padat maupun cair pada tanah akan menjaga kelembapan tekstur sehingga menghindarkan tanaman dari keadaan gersang, kering dan sebagainya.

5. Meningkatkan Aktivitas Biologi di dalam Tanah

Jika kandungan tanah terdapat dekomposer seperti mikroorganisme maka kelembapan tanah dapat terus terjaga.

Pupuk organik memiliki kandungan itu termasuk cacing sebagaimana dibutuhkan dalam menggemburkan tanah. Keaktifan biota tanah ini memberikan suhu ideal yang cocok bagi tanaman.

Tanaman akan tercukupi nutrisinya karena aktivitas mikroorganisme memicu peningkatan struktur tanah. Hal tersebut membuat susunan partikel lebih stabil bahkan dapat lebih maksimal.

Itulah sebabnya kandungan pupuk organik ini membantu dalam kelancaran partikel udara dan aliran air di dalam tanah.

6. Meningkatkan Kapasitas Tukar Kation

Bila ditinjau dari sifat kimiawi jenis pupuk ini dapat memberi ruang interaksi antar ion di dalam tanah.

Pemberian pupuk pada tanah berkapasitas kation lebih tinggi dapat menghasilkan unsur hara lebih banyak daripada tanah berkation rendah. Kondisi tersebut membuat tanaman tumbuh lebih subur.

Pupuk organik dibutuhkan oleh tanah karena kandungan materialnya yang tinggi. Hal itu akan menaikkan kapasitas pertukaran kation tanah.

Pada prakteknya, interaksi antar ion sangat vital dalam kesuburan tanah, kimia dan fisika tanah. Berpengaruh juga terhadap daya serap unsur hara oleh tanaman.

7. Menghasilkan Tanaman yang Sehat untuk Dikonsumsi

Proses terbentuknya pupuk organik berlangsung secara alami maka dari itu memberikan rasa aman dan menyehatkan bagi siapa saja yang mengonsumsi hasil panen tanaman tersebut.

Berbeda dengan pupuk kimia seperti diketahui mengandung zat sintetis apalagi bila diimplementasikan secara berlebihan.

Bila ditinjau dari segi kesehatan dan aman dalam mengonsumsi, pupuk organik disepakati banyak orang karena pada prosesnya menghindari pencemaran pestisida.

Selain itu hasil panen dengan pupuk organik dilakukan dengan mendaur ulang kotoran ternak, sisa tumbuhan dan seleksi pergiliran tanaman.

8. Merangsang Pertumbuhan Akar dan Biji

Manfaat pupuk organik termasuk dalam menstimulasi pertumbahan akar, biji, dan pembelahan set tanaman.

Kandungan unsur Fosfor di dalam jenis pupuk tersebut memicu pembentukan anakan dalam upaya pemulihan dan dan adaptasi saat tanaman mengalami perlambatan laju fisiologi.

Pemberian pupuk organic tentunya memberikan kecukupan unsur Fosfor sehingga proses pengangkutan energi hasil metabolisme berjalan dengan baik.

Tanaman yang kekurangan jenis unsur ini berpotensi menghasilkan biji atau buah dengan ukuran kerdil. Selain itu warna daun terlihat tidak seperti biasanya.

9. Mendukung Jalannya Fotosintesis

Sumber nutrisi lengkap yang terkandung dalam pupuk organik tidak lepas dalam membantu kelancaran proses fotosintesis khususnya bagi tanaman hijau.

Unsur makro seperti Kalium berguna dalam pengangkutan hasil penyusunan berbagai senyawa kompleks dengan bantuan energi matahari.

Proses tumbuhan menghasilkan makanan tersebut membutuhkan kerja dari unsur Kalium dalam mengangkut mineral dan enzim.

Unsur makro tersebut juga memberi peningkatan kekebalan atau daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit. Maka dari itu pemberian pupuk organik perlu dilakukan.

10. Merangsang Pertumbuhan Vegetatif

Pertumbuhan vegetatif sangat diperlukan bagia tanaman karena proses ini sendiri membentuk warna hijau daun, lebar dan panjang daun.

Pengaruhnya terhadap batang juga sama berupa ukuran dan tinggi batang. Unsur makro yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan tersebut adalah Nitrogen.

Kandungan Nitrogen pada pupuk organik berperan dalam menstimulasi pertumbuhan tanaman secara menyeluruh.

Unsur makro tersebut turut berfungsi sebagai reaksi percampuran asam amino dan protein pada tanaman. Jika tumbuhan kekurangan jenis unsur ini, pertumbuhannya menjadi tidak maksimal.

11. Metabolisme Energi Bagi Tanaman

Kandungan lain tidak kalah penting di dalam pupuk organic adalah unsur Magnesium.

Adanya unsur makro tersebut, merupakan bahan utama dalam pembangkit klorofil tanaman khususnya dalam kebutuhan fotosintesis.

Selain itu sebagai metabolisme protein, energi dan meningkatkan kadar minyak.

Pemberian pupuk organik dengan kandungan unsur Magnesium akan memompa pergerakan unsur makro lainnya seperti Natrium, Fosfor dan Kalium melalui dinding sel akar ke dalam tanaman.

Kekurangan jenis unsur ini akan mempengaruhi produktivitas hasil tanaman.

Kurang lebih di atas adalah pemaparan secara garis besar mengenai manfaat pupuk organik terutama dalam menghasilkan hasil tanaman berkualitas dan aman dikonsumsi.

Sifatnya yang ramah lingkungan tentu tidak menjadi masalah bila digunakan untuk jangka panjang.

Saat ini banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang pertanian berlomba untuk membuat pupuk organik yang ramah lingkungan dan memiliki hasil yang maksimal dan salah satunya adalah NASA.

Supaya Anda lebih mengenal produk dari perusahaan Nasa, Simak ulasan kami tentang: Jenis dan Manfaat Pupuk Organik Nasa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here