Beranda blog

12 Merk Pupuk Organik Berkualitas

0
merk pupuk organik yang digunakan petani

Agropedia.id – Ada beberapa merk pupuk organik berkualitas yang umumnya digunakan oleh para petani. Penyubur tanaman ini tak hanya mampu menyuburkan tanah, namun hasil panennya pun akan bermutu baik.

Jika Anda sedang berburu pupuk alami, maka laman ini merupakan sumber yang tepat.

Berbagai Merk Pupuk Organik Terbaik

Ada banyak sekali pupuk untuk tanaman, namun rabuk bahan organik lebih disukai karena kualitasnya lebih baik dibandingkan buatan pabrik yang notabennya mengandung zat kimia.

Penasaran dengan daftarnya? Simaklah baik-baik ulasan tentang daftar Merk Pupuk Organik di bawah ini:

1. Pupuk Organik GDM

Ada salah satu merk rabuk alami yaitu pupuk organik GDM. Bahan alami penyubur tanaman ini dijual dengan harga lumayan terjangkau.

Penyubur tumbuhan itu mampu menambah anakan padi serta menghindarkannya dari hama. Selain itu, saat dipindahkan tunas-tunas tidak akan cepat mati.

Teksturnya cair sehingga mudah diaplikasikan oleh penggunanya. Tanaman menjadi lebih tahan terhadap kebusukan yang umumnya ditemukan pada padi tersebut.

Soal harga, petani dapat mendapatkannya dengan harga Rp. 65.000 saja.

2. POC BMW

Salah satu produk berkualitas penyubur tanaman yaitu POC BMW. Bahan penyubur alami yang berbahan cair tersebut sangat laris di pasaran.

Khasiatnya sungguh ampuh untuk mempercepat pertumbuhan batang pohon. Bahkan, pupuk tersebut membantu tumbuhnya bunga.

Selain itu, buah pun akan terasa lebih manis saat dimakan. Kandungan alaminya membuat tanaman menjadi lebih subur.

Tak heran, jika poc BMW sangat dicari keberadaannya. Apalagi harganya cukup murah yaitu Rp. 50.000 dengan ukuran 500 ml.

3. Pupuk Organik PEDACRO

Pedacro ialah salah satu penyubur yang sangat bagus untuk menyuburkan tanaman. Bentuknya bulat seperti butiran.

Umumnya disebarkan pada area sekitar tumbuhan. Ada banyak manfaat menggunakan pupuk alami ini, salah satunya mempercepat pembuahan.

Pedacro itu juga mampu membuat dedaunan makin hijau. Bahkan, tanah di sekitarnya menjadi lebih subur dibandingkan sebelumnya.

Untuk mendapatkan hasil terbaik, sebarkan pupuk ini tiap 4 minggu sekali. Harganya sangat murah yakni untuk ukuran 500 ml dihargai Rp 20.000. Cukup ekonomis, bukan?

4. Nasa Pupuk Organik

Jika menginginkan penyubur alami terbaik, sebaiknya jangan ragu memilih Nasa. Produk ini terkenal dengan kualitasnya yang terbaik.

Ada berbagai Manfaat Dalam Pupuk Organik Nasa antara lain: meningkatkan daya tahan, menambah kuantitas hasil panen dan menutrisi tanaman.

Selain itu, Nasa dapat merangsang proses penumbuhan akar dan bunga pada tanaman. Tidak heran, produk tersebut menjadi incaran pemilik kebun buah.

Bagaimana soal harganya? Cukup terjangkau yaitu Rp. 35.0000. Dengan biaya murah, Anda bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal.

5. Hantu Jago Tani

Produk ini sangat berkualitas sebab banyak diincar para pemilik ladang. Hantu jago itu cocok digunakan untuk berbagai tumbuhan mulai dari umbi-umbian hingga tanaman hias.

Saat memakainya, dianjurkan menggunakannya ketika bunga mengalami masa pertumbuhan.

Manfaat penggunaan Pupuk Organik antara lain: mencegah kerontokan bunga, menyuburkan buah dan memberikan rasa enak pada hasil panen.

Cara memakainya pun mudah yakni hanya disemprotkan saja. Namun, pengguna harus menyampurkannya terlebih dahulu dengan air sebanyak 1 liter untuk 2 ml-nya.

6. Pupuk EM4

Ada beberapa merk pupuk bahan organik berkualitas, salah satunya ialah EM4. Penyubur tanaman ini memiliki manfaat untuk meningkatkan hasil panen.

Selain itu, ia mampu menyuburkan tanah sehingga tumbuhan bisa cepat berdiri tegak.

Adanya pupuk itu pun dapat meningkatkan mikroba di dalam tanah sehingga pupuk EM4 laris manis. Uniknya, bahan alami penyubur tersebut bisa digunakan untuk berbagai jenis tanaman.

Harganya super terjangkau yakni Rp. 25.000. Produk ini menjadi incaran karena berkualitas dan ramah lingkungan.

7. Pupuk Kandang Super Organik

Pupuk kandang merk ini merupakan salah satu merk pupuk organik berkualitas. Tidak sulit menemukannya di toko-toko terdekat.

Bahkan, kini super organik dapat ditemukan di marketplace terbesar Indonesia.

Pupuk kandang super organik sangat cocok untuk menyuburkan tanaman hias dan sayur-sayuran. Manfaat utamanya ialah mempercepat tumbuhnya batang serta akar.

Produk ini mampu merangsang pertumbuhan tumbuhan mulai dari daun hingga buahnya. Harganya terjangkau sekitar Rp. 11.000.

8. MikroHara

Ada lagi pupuk berkualitas asli Indonesia yang bisa dijadikan penyubur tanaman kesayangan yaitu mikrohara. Hanya dengan Rp. 36.000 saja, pembeli dapat merasakan khasiat kandungannya.

Manfaat bahan alami ini antara lain, mencegah kerontokan buah dan menyuburkan tumbuhan.

Selain itu, mikrohara mampu meningkatkan kesehatan tumbuhan sehingga tidak gampang terkena hama. Pupuk organik ini sangat cocok digunakan untuk tanaman hias maupun buah.

Jika rutin menggunakan, dijamin hasil panen Anda akan jauh melimpah. Apabila tertarik, beli saja di toko online.

9. Multitonik

Multitonik ialah salah satu pupuk alami yang sengaja dibuat untuk tanaman buah Anda. Penyubur flora ini dijual dengan harga terjangkau sehingga banyak orang mampu membelinya.

Salah satu manfaatnya yaitu meningkatkan ketahanan tumbuhan hingga tidak mudah sakit karena hama dan kekeringan.

Produk alami ini berbahan cair jadi relatif mudah pengaplikasiannya. Selain itu, multitonik mampu merangsang pertumbuhan bagian batang dan daun.

Tak heran, jika tanaman menjadi cepat tumbuh berkatnya. Anda hanya perlu mengeluarkan uang Rp. 28.000 untuk mendapatkannya.

10. Pupuk Kascing

Pupuk alami dan termurah yang dapat dijadikan pilihan yaitu kascing. Produk natural ini merupakan hasil fermentasi cacing sehingga baik untuk menyuburkan atau menggemburkan area tanah.

Apalagi bahan tersebut mengandung hormon perangsang tumbuhan jadi dedaunan bisa lebih hijau.

Uniknya, kascing dapat diaplikasikan di berbagai media tanam baik area kering maupun basah. Dijamin, dengan memberikan pupuk alami tersebut akan menjadikan tanah menjadi lebih subur.

Satu plastiknya dihargai sangat murah yaitu Rp. 10.000.

11. Pupuk Meroke

Meroke ialah salah satu produk berkualitas yang dipercaya mampu menyuburkan tanaman di rumah. Produk berbahan alami ini dapat ditemukan di mana saja mulai dari pasar tradisional hingga toko online.

Penyubur tumbuhan itu cukup unik karena bertekstur kristal halus berwarna merah muda.

Meroke ini mampu menjadikan buah lebih manis dan ukuran buahnya lebih besar. Tak heran jika produk tersebut disukai oleh para pemilik perkebunan.

Selain itu, tanaman menjadi kuat serta tahan berbagai terjangan hama yang umumnya menyerang dedaunan. Harganya super murah yaitu Rp. 8.000 saja.

12. Namira

Salah satu merk pupuk alami yang bisa dijadikan pilihan yaitu namira. Berbeda dari penyubur lainnya, jenis ini hanya diperuntukkan untuk bunga anggrek.

Cara pemakaiannya sangat mudah. Hanya disemprotkan sesuai kebutuhan pengguna.

Manfaat namira sungguh banyak antara lain, mempercepat tumbuhnya bunga, mengilapkan tanaman dan mencegah keronotokan kelopak bunga.

Jika tertarik membeli pupuk alami ini, Anda bisa menyiapkan uang Rp. 13.000 aja. Harganya cukup terjangkau, bukan?

Nah, itulah beberapa merk pupuk organik berkualitas yang bisa digunakan untuk menyuburkan tanaman kesayangan.

Harganya sangat variatif karena pengguna dapat memilih sesuai kebutuhan tumbuhan Anda. Segera dapatkan produk ini di marketplace kesayangan.

Baca Juga: Manfaat Pupuk Organik Untuk Tanah dan Tanaman

11 Manfaat Pupuk Organik

0
manfaat pupuk organik

Agropedia.id – Sektor pertanian erat kaitannya dengan penggunaan zat dalam meningkatkan kesuburan tanah. Pemberian dilakukan agar menambah unsur hara pada tanaman.

Jenis pupuk yang bervariasi berdasarkan pengolahannya memperlihatkan banyak manfaat pupuk organik saat digunakan.

Manfaat Pupuk Organik

Jenis pupuk yang selama ini digunakan oleh petani pada umumnya berasal dari proses alami dan melalui reaksi kimia.

Perbedaannya dapat diketahui melalui bahan baku yang digunakan serta kandungan zat di dalamnya. Paling umum digunakan ada dua varian pupuk yakni pupuk organik dan anorganik.

1. Mampu Menyuburkan Tanah dengan Jangka Panjang

Jangan hanya mengira bahwa pupuk sekedar berpengaruh pada tanaman. Pemberian pupuk organik ternyata turut memberikan kesuburan tanah.

Hal ini dipengaruhi oleh kinerja mikroorganisme dan zat-zat penting membangkitkan unsur hara. Tanah yang subur mempengaruhi kualitas terbaik bagi tanaman.

Selain itu pupuk organik dapat menyesuaikan jenis tanah seperti tanah liat, berpasir, berkapur dan mengandung asam.

Namun perlu diperhatikan komposisi ketika mengolahnya campuran ketika mengolahnya. Semakin subur tanah maka hasil panen berupa buah, daun dan umbi lebih melimpah.

2. Pupuk Organik Ramah Lingkungan

Pupuk Organik pada dasarnya terbentuk melalui proses alami maka tidak heran bila menjadi zat yang mampu menyuburkan tanah.

Sifatnya ramah lingking tanpa memberikan limbah seperti pada pupuk dengan bahan dan proses kimia. Sedangkan dari segi kesehatan, jeni pupuk ini lebih unggul.

Sifat limbah kimia dalam merusak kesuburan tanah sangat bertolak belakang dengan pupuk organik. Justru ketika digunakan terus menerus dalam usaha pertanian tidak akan membahayakan.

Zat-zat bermanfaat di dalamnya memiliki unsur hara tinggi dalam memberikan kesuburan jangka panjang.

3. Kandungan Nutrisi yang Baik untuk Tanaman

Dalam memenuhi nutrisi tanaman, pupuk organik memberikan fungsi kimia khususnya dalam menghasilkan unsur hara makro seperti nitrogen, kalium, fosfor, magnesium, sulfur dan kalsium.

Tidak berhenti sampai di situ, unsur mikro berupa kobalt, tembaga, zink dan mangan juga turut dihasilkan.

Ketersediaan unsur hara mikro maupun makro tadi berguna memberikan kualitas pertumbuhan tanaman agar lebih baik lagi.

Tidak terbatas hanya pada usaha pertanian tetapi juga para pecinta tanaman hias dapat merasakan dampaknya. Tanaman yang terpenuhi nutrisinya akan tumbuh sebagai varietas unggul.

4. Memiliki Daya Serap Air yang Baik

Pupuk organik memang memberi dampak reaksi secara perlahan pada tanaman sehingga cocok bila digunakan untuk waktu yang lama.

Pupuk jenis ini mampu meningkatkan daya serap tanah untuk menyimpan cadangan air di dalamnya. Hal itulah yang membuat kesuburan tanah tetap terjaga.

Air yang mengalir dari permukaan kemudian disimpan dalam pori-pori tanah. Zat cair tersebut akan diserap oleh tanaman saat membutuhkan nutrisi.

Pemberian pupuk organik padat maupun cair pada tanah akan menjaga kelembapan tekstur sehingga menghindarkan tanaman dari keadaan gersang, kering dan sebagainya.

5. Meningkatkan Aktivitas Biologi di dalam Tanah

Jika kandungan tanah terdapat dekomposer seperti mikroorganisme maka kelembapan tanah dapat terus terjaga.

Pupuk organik memiliki kandungan itu termasuk cacing sebagaimana dibutuhkan dalam menggemburkan tanah. Keaktifan biota tanah ini memberikan suhu ideal yang cocok bagi tanaman.

Tanaman akan tercukupi nutrisinya karena aktivitas mikroorganisme memicu peningkatan struktur tanah. Hal tersebut membuat susunan partikel lebih stabil bahkan dapat lebih maksimal.

Itulah sebabnya kandungan pupuk organik ini membantu dalam kelancaran partikel udara dan aliran air di dalam tanah.

6. Meningkatkan Kapasitas Tukar Kation

Bila ditinjau dari sifat kimiawi jenis pupuk ini dapat memberi ruang interaksi antar ion di dalam tanah.

Pemberian pupuk pada tanah berkapasitas kation lebih tinggi dapat menghasilkan unsur hara lebih banyak daripada tanah berkation rendah. Kondisi tersebut membuat tanaman tumbuh lebih subur.

Pupuk organik dibutuhkan oleh tanah karena kandungan materialnya yang tinggi. Hal itu akan menaikkan kapasitas pertukaran kation tanah.

Pada prakteknya, interaksi antar ion sangat vital dalam kesuburan tanah, kimia dan fisika tanah. Berpengaruh juga terhadap daya serap unsur hara oleh tanaman.

7. Menghasilkan Tanaman yang Sehat untuk Dikonsumsi

Proses terbentuknya pupuk organik berlangsung secara alami maka dari itu memberikan rasa aman dan menyehatkan bagi siapa saja yang mengonsumsi hasil panen tanaman tersebut.

Berbeda dengan pupuk kimia seperti diketahui mengandung zat sintetis apalagi bila diimplementasikan secara berlebihan.

Bila ditinjau dari segi kesehatan dan aman dalam mengonsumsi, pupuk organik disepakati banyak orang karena pada prosesnya menghindari pencemaran pestisida.

Selain itu hasil panen dengan pupuk organik dilakukan dengan mendaur ulang kotoran ternak, sisa tumbuhan dan seleksi pergiliran tanaman.

8. Merangsang Pertumbuhan Akar dan Biji

Manfaat pupuk organik termasuk dalam menstimulasi pertumbahan akar, biji, dan pembelahan set tanaman.

Kandungan unsur Fosfor di dalam jenis pupuk tersebut memicu pembentukan anakan dalam upaya pemulihan dan dan adaptasi saat tanaman mengalami perlambatan laju fisiologi.

Pemberian pupuk organic tentunya memberikan kecukupan unsur Fosfor sehingga proses pengangkutan energi hasil metabolisme berjalan dengan baik.

Tanaman yang kekurangan jenis unsur ini berpotensi menghasilkan biji atau buah dengan ukuran kerdil. Selain itu warna daun terlihat tidak seperti biasanya.

9. Mendukung Jalannya Fotosintesis

Sumber nutrisi lengkap yang terkandung dalam pupuk organik tidak lepas dalam membantu kelancaran proses fotosintesis khususnya bagi tanaman hijau.

Unsur makro seperti Kalium berguna dalam pengangkutan hasil penyusunan berbagai senyawa kompleks dengan bantuan energi matahari.

Proses tumbuhan menghasilkan makanan tersebut membutuhkan kerja dari unsur Kalium dalam mengangkut mineral dan enzim.

Unsur makro tersebut juga memberi peningkatan kekebalan atau daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit. Maka dari itu pemberian pupuk organik perlu dilakukan.

10. Merangsang Pertumbuhan Vegetatif

Pertumbuhan vegetatif sangat diperlukan bagia tanaman karena proses ini sendiri membentuk warna hijau daun, lebar dan panjang daun.

Pengaruhnya terhadap batang juga sama berupa ukuran dan tinggi batang. Unsur makro yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan tersebut adalah Nitrogen.

Kandungan Nitrogen pada pupuk organik berperan dalam menstimulasi pertumbuhan tanaman secara menyeluruh.

Unsur makro tersebut turut berfungsi sebagai reaksi percampuran asam amino dan protein pada tanaman. Jika tumbuhan kekurangan jenis unsur ini, pertumbuhannya menjadi tidak maksimal.

11. Metabolisme Energi Bagi Tanaman

Kandungan lain tidak kalah penting di dalam pupuk organic adalah unsur Magnesium.

Adanya unsur makro tersebut, merupakan bahan utama dalam pembangkit klorofil tanaman khususnya dalam kebutuhan fotosintesis.

Selain itu sebagai metabolisme protein, energi dan meningkatkan kadar minyak.

Pemberian pupuk organik dengan kandungan unsur Magnesium akan memompa pergerakan unsur makro lainnya seperti Natrium, Fosfor dan Kalium melalui dinding sel akar ke dalam tanaman.

Kekurangan jenis unsur ini akan mempengaruhi produktivitas hasil tanaman.

Kurang lebih di atas adalah pemaparan secara garis besar mengenai manfaat pupuk organik terutama dalam menghasilkan hasil tanaman berkualitas dan aman dikonsumsi.

Sifatnya yang ramah lingkungan tentu tidak menjadi masalah bila digunakan untuk jangka panjang.

Saat ini banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang pertanian berlomba untuk membuat pupuk organik yang ramah lingkungan dan memiliki hasil yang maksimal dan salah satunya adalah NASA.

Supaya Anda lebih mengenal produk dari perusahaan Nasa, Simak ulasan kami tentang: Jenis dan Manfaat Pupuk Organik Nasa

Jenis & Manfaat Pupuk Organik Nasa

0
Pupuk Organik Nasa

Agropedia.id – Anda perlu tahu bahwasannya kini ada inovasi baru di bidang pertanian yakni dengan munculnya pupuk organik Nasa.

Produk tersebut memang dikhususkan untuk membantu kinerja para petani dalam menjaga kesuburan tanaman mereka tanpa melibatkan bahan-bahan kimia.

Jenis Produk Pupuk Organik Nasa

Jika Anda memebeli produk pupuk buatan Nasa yang terbuat dari bahan-bahan alami ini, maka di dalam satu paketnya terdapat berbagai macam jenis-jenis lagi.

Tentunya, tiap-tiap item tersebut memiliki fungsi masing-masing. Berikut ulasannya:

1. Pupuk Organik POC Nasa

Produk pupuk organik jenis POC yang satu ini dijual dalam bentuk larutan dan ditempatkan dalam wadah botol.

Kandungannya terdiri dari unsur hara mikro serta makro lengkap. Hal ini dianggap sangat setara fungsinya dengan satu ton pupuk kandang.

Adapun, fungsi spesifik dari kerja pupuk POC Nasa tersebut yakni sebagai berikut:

  1. Meningkatkan daya tahan tanaman supaya tidak terserang hama.
  2. Meningkatkan produksi hasil pertanian.
  3. Merangsang pertumbuhan bungan serta buah pada tanaman.
  4. Melarutkan sisa-sisa pemakaian dari pupuk kimia yang masih tertinggal.
  5. Membuat tanah sebagai media tanam menjadi lebih gembur sehingga bisa membuka pori-pori lebih lebar.
  6. Merangsang pertumbuhan dan mengurangi kerontokan daun pada tanaman dengan jenis apapun.

2. Pupuk Organik Supernasa

Pupuk organik Supernasa dijual dalam bentuk serbuk padat dan dikemas di dalam botol berukuran 250 gram.

Fungsi utamanya yakni untuk menyuburkan tanah yang digunkan sebagai media tanam supaya memproduksi unsur-unsur baik bagi tanaman.

Di samping itu, pupuk yang satu ini juga sangat bermanfaat jika digunakan untuk menutrisi tanah layaknya sebagai berikut ini:

  1. Meningkatkan kusuburan biologis tanah yang digunakan untuk media tanam.
  2. Meningkatkan kesuburan fisik tanah.
  3. Meningkatkan kesuburan khemis tanah.

3. Pupuk Organik Power Nutrition

Pupuk yang satu ini dijual dalam bentuk serbuk padat dan dikemas menggunakan botol ukuran 250 gram.

Sesuai dengan namanya yakni Power Nutrition, produknya mempunyai banyak manfaat nyata khususnya dalam merangsang pertumbuhan buah serta bunga di luar musimnya.

Adapun, manfaat lain dari pupuk Power Nutrition Nasa selain merangsang pertumbuhan bunga yaitu:

  1. Meningkatkan kualitas buah hasil panen yang mana hal itu meliputi rasa, warna serta ukurannya.
  2. Mempercepat pertumbuhan dari tanaman buah dan sayur.
  3. Menjaga ketahanan tanaman supaya tidak terkena penyakit dan hama.
  4. Melarutkas residu dari berbagai macam pupuk kimia berbahaya yang masih tersisa di dalam tanah akibat pemupukan sebelumnya.

4. Pupuk Organik Hormonik

Jika Anda mengalami masalah kelainan pada tanaman yang enggan bertumbuh besar padahal sudah waktunya, maka sangat disarankan untuk membeli pupuk organik Hormonik dari Nasa ini.

Kualitasnya sudah terbukti dan hasil pemupukannya pun memuaskan. Pupuk yang satu ini mempunyai fungsi utama untuk mempercepat proses perkembangan pada tubuh tanaman serta akarnya.

Produknya dijual dalam bentuk kemasan botol berisi 100 cc cairan atau larutan organik.

Di samping itu, jika menggunakan pupuk Hormonik tersebut, maka Anda juga akan mendapatkan keuntungan lain seperti halnya tanaman mempunyai banyak umbi yang besar,

hasil panen berlangsung lama serta kerontokan pada buah dan bungan berkurang.

Selain Nasa, Ada merek pupuk lain yang banyak dikenal oleh para petani di indonesia yaitu: Pupuk Organik Petroganik produksi dari PT. Petrokimia Gresik.

Cara Pemakaian Pupuk Organik Nasa

Walaupun sifatnya organik dan tidak membahayakan bagi manusia maupun tanaman jika terjadi kontak secara langsung,

tetapi pemakaian dari Pupuk Organik Nasa memang harus mematuhi takaran serta berbagai macam prosedur tertentu.

Terdapat tiga cara penggunaannya, yaitu:

1. Cara Pemakaian Ketiga Jenis Pupuk Organik Secara Besamaan

Sebagian orang ingin menggunakan ketiga produk pupuk organik dari perusahaan Nasa tersebut secara bersama-sama sekaligus.

Mereka beranggapan bahwa hal tersebut lebih baik dan juga akan mendatangkan manfaat semakin banyak dari biasanya.

Jika memutuskan menggunakan ketiga pupuk tersebut secara bersamaan, maka aturannya adalah, siramkan pupuk jenis POP Supernasa sebelum dilakukan penanaman tanaman dan juga pemberian pupuk dasar.

Selanjutnya, Pupuk POC Nasa dan juga jenis Harmonik dicampurkan dan disemprotkan secara bersamaan ke permukaan tanaman.

2. Cara Pemakaian Pupuk Organik POC dan Hormonik Bersama-sama

Berbeda hal dengan pengaplikasian Pupuk Organik Padat, Jika Anda menggunakan produk pupuk cair dari Nasa yakni POC serta hormonik secara bersama-sama, maka cara penggunaanya bisa dicampurkan secara langsung maupun disemprotkan pada tanaman dalam waktu berdekatan.

Adapun aturan pakai secara detail untuk hal tersebut yakni, siramkanlah setengah dosis dari pupuk POC Nasa ke tanah sebelum dilakukan penanaman dan juga pemberian pupuk dasar.

Lalu, sisa campurkan sisa setengah dosis dari POC tersebut dengan jenis pupuk Hormonik untuk kemudian disemprotkan bersama-sama ke permukaan tanaman yang sedang dilakukan perawatan setiap pagi dan sore.

3. Cara Pemakaian Pupuk Organik Power Nutrition Saja

Ada juga peraturan yang membolehkan penggunaan pupuk organik Power Nutrition saja ke tanah dan tanaman yang akan dirawat.

Hal ini diperbolehkan karena penggunaan satu jenisnya saja sudah mampu mengatasi berbagai masalah pertanian.

Nah, peraturan penggunaan pupuk jenis POC ini secara murni tanpa campuran zat lainnya yakni Anda harus menggunakan ¾ dosis untuk disiramkan langsung pada tanaman sebelum tanam dan pemberian pupuk dasar.

Sisanya, berikan ke tanah setelah proses penanaman agar kualitasnya tetap terjaga.

Keunggulan Pupuk Organik Produksi Nasa

Pupuk organik dari Nasa memang tergolong produk yang masih baru.  Akan tetapi, sejak kemunculannya hingga saat ini hal tersebut selalu menjadi best seller.

Ini karena di dalamnya terdapat berbagai macam keunggulan dalam produksi hasil pertanian. Seperti:

1. Kandungan Nutrisi Lengkap

Pupuk yang satu ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap untuk tanaman.

Walaupun bahannya murni dari unsur-unsur alami, tetap komposisinya mengandung berbagai unsur hara dengan fungsi terbaik bagi tanaman.

Di samping itu, Pupuk Organik Nasa juga diproduksi dengan berbagai jenis dalam satu paket penjualannya.

Hal tersebut sudah mengcover semua kebutuhan pertanian khususnya tanaman buah serta kesuburan tanah. Dengan begitu, customer tidak perlu lagi memikirkan pupuk tambahan.

2. Harga Pupuk Relatif Terjangkau dan Mudah Ditemukan

Seperti yang telah diketahui secara umum, harga pupuk organik di pasarang masih tergolong mahal.

Hal ini terjadi akibat rumitnya proses pembuatan serta mahalnya pembelian dari bahan-bahan alami pembuatannya sehingga produknya pun jarang dijual di pasaran.

Nah, fenomena tersebut berbanding terbalik dengan pupuk organik produksi Nasa. Walaupun manfaatnya banyak, tetapi harga dari pupuk ini masih tergolong ramah di kantong semua kalangan.

Anda pun bisa membelinya di berbagai member resmi yang terdapat di seluruh Indonesia.

3. Daya Kerja Pupuk Cepat dan tidak Menimbulkan Efek Samping

Keunggulan terakhir yang terdapat dalam kandungan pupuk organik Nasa sehingga banyak diminati para petani yakni karena daya kerjanya cepat serta tidak menimbulkan efek samping pada tubuh manusia akibat paparan bahan kimia.

Setelah diaplikasikan padatanah dan tanaman, maka pupuk organik ini sudah menunjukkan kinerjanya selama selang waktu satu minggu saja.

Jika anda ingin lebih mengenal tentang pupuk organik, Sebaiknya anda membaca artikel kami terdahulu dengan judul: 10 Hal Tentang Pupuk Organik

Demikianlah pembahasan mengenai berbagai macam jenis pupuk organik Nasa beserta manfaatnya. Semoga hal tersebut memberikan pengalaman dan gambaran bagi para pembaca sekalian dimanapun berada.

Mengenal Pupuk Organik Padat

0
Pupuk Organik Padat

Agropedia.id – Saat ini pupuk organik padat semakin banyak digunakan oleh para petani dalam menyuplai nutrisi tanaman mereka.

Hal tersebut dipilih karena kandungannya tidak terdapat sedikit pun bahan kimia sehingga bahan pangan hasil pertanian pun sehat dan aman untuk dimakan oleh manusia.

Kandungan Pupuk Organik Padat

Perlu Anda ketahui bahwasannya pengolahan pupuk organik yang sedang menjadi trend saat ini memang aman untuk dikonsumsi dan tidak akan menyebabkan penyakit.

Hal itu disebabkan karena kandungan di dalamnya terbuat dari bahan-bahan alami pilihan terbaik. Berikut ulasannya:

1. Mengandung Unsur Makro

Pupuk organik ini dapat dibilang sebagai pupuk majemuk karena kandungan unsur-unsur makro di dalamnya. Hal tersebut bermanfaat baik bagi tanaman dan telah memenuhi zat hara kebutuhan produksi pangan sehari-hari.

Adapun, unsur-unsur makro yang ada di dalam pupuk organik padat yaitu meliputi, Unsur Nitrogen, Unsur Fosfor dan Unsur Kalium.

Unsur-unsur tersebut manfaatnya hampir sama dengan pupuk NPK kimia yang banyak dijual di pasaran. Namun dalam hal ini, berbahan murni dan terbuat dari produksi alam.

2. Mengandung Unsur Mikro

Kandungan selanjutnya yang terdapat dalam Pupuk Organik yakni meliputi unsur-unsur mikro.

Hal ini telah melalui uji tes labotorium resmi yang dilakukan oleh para ahli sehingga keberadaan dan manfaatnya tidak bisa diragukan lagi.

Nah, unsur-unsur mikro yang menyusun kandungan dari pupuk yang satu ini adalah, Unsur Kalsium, Unsur Besi dan Unsur Magnesium.

Kandungan tersebut telah ada di dalam komposisi dari pupuk organik padat sejak pertamakali pembuatannya di abad ke-19.

Anda juga dapat melihat komposisi dari setiap kemasan penjualannya jika ingin memahaminya lebih lanjut.

Cara Pembuatan Pupuk Organik Padat

Sebenarnya, pembuatan dari pupuk organik bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Namun pada prakteknya, ternyata hal ini lumayan sulit.

Diperlukan adanya keterampilan serta pemahaman tertentu dari si pembuat supaya hasilnya memang benar-benar berkualitas.

1. Menyiapkan Alat dan Bahan

Hal pertama yang perlu Anda lakukan untuk membuat pupuk organik berbentuk padat yakni dengan menyiapkan alat-alat serta bahannya terlebih dahulu yaitu meliputi:

  1. Kotoran hewan seperti ayam, sapi dan kambing yang sudah kering.
  2. Air sebanyak 100 liter.
  3. Jerami kering yang sudah dicacah sebelumnya secukupnya.
  4. Tetes pertanian sebanyak 1 liter.
  5. Em4 sebanyak 1 liter.
  6. Dedaunan kering atau bubuk kayu hasil gergaji.
  7. Arang sekam.
  8. Dedak.

Di samping menyiapkan alat dan bahan yang telah disebutkan, Anda juga harus memilih media pembuatan pupuk.

Pastikan tempatnya sejuk serta tidak berpotensi terkena paparan sinar matahari secara langsung.

2. Membuat Dekomposer Pupuk

Setelah semua bahan dan media pembuatan pupuk telah siap, maka kini langkah selanjutnya yakni membuat dekomposernya.

Hal ini berfungsi untuk mempercepat daya kerja mikroba pada bahan-bahan alam tersebut.

Adapun cara pembuatan dekomposer ini sangat mudah yakni dengan hanya mencampurkan larutan tetes dan juga em4.

Aduk kedua bahan itu hingga tercampur rata dan diamkan selama beberapa menit supaya bisa bekerja secara maksimal.

3. Pencampuran Bahan-bahan Pupuk

Nah, kini saatnya Anda melakukan pencampuran bahan-bahan yang telah disiapkan dengan perbandingan yang pas agar menjadi pupuk padat dengan kualitas terbaik.

Prosesnya cukup rumit, tetapi masih bisa dilakukan secara manual. Adapun, langkah-langkah pencampuran bahan-bahan pupuknya adalah:

  1. Pertama, silakan Anda campuran kotoran ternak yang telah disiapkan dengan arang sekam secukupnya untuk lapisan pertama pupuk.
  2. Aduk bahan-bahan tersebut hingga benar-benar tercampur rata dan tambahkanlah larutan dekomposer yang telah dibuat sebelumnya.
  3. Kemudian, untuk lapisan pupuk yang kedua, Anda bisa menaburkan jerami di atas pelapisan pertama tadi.
  4. Tambahkanlah juga dedak, bubuk kayu hasil penggergajian serta bahan-bahan organik lainnya
  5. Campurkan semua bahan tersebut dan pastikan sampai tercampur rata.
  6. Terakhir, silakan Anda untuk memberikan tetesan dekomposer kembali di atasnya.

4. Proses Terakhir Fermentasi dan Penutupan Pupuk

Langkah terakhir dalam pembuatan pupuk ini yaitu dengan mendiamkan dan mengistirahatkannya di media tanah.

Ini memang terkesan sepele, tetapi jika prosedur dan caranya tidak dilakukan dengan benar, maka pembuatannya tidak akan berhasil.

Cara dalam merawat pupuk saat diistirahatkan ini yakni:

  1. Tutup rapat tumpukan lapisan pupuk yang telah selesai dicampurkan tadi menggunakan karung dan juga jerami.
  2. Lalu, silakan pada hari-hari selanjutya Anda mengaduk-aduk adonan pupuk tersebut hingga tercampur rata dan kemudian menutupnya rapat kembali.
  3. Jika adonan pupuk telah bersuhu normal, maka tandanya itu sudah siap untuk diaplikasikan pada tanaman.

Nah, itu dia langkah – langkah cara membuat pupuk organik padat dirumah.

Apabila cara yang dijelaskan diatas dirasa cukup sulit dan merepotkan untuk dipraktekkan, Alternatif yang lebih mudah adalah dengan langsung membeli pupuk yang sudah jadi di toko pertanian.

Ada banyak merek pupuk organik buatan pabrik yang beredar dipasaran, Salah satu dari sekian banyak merek yang dikenal orang adalah Pupuk Organik Petroganik produksi dari PT. Petrokimia Gresik.

Cara Pengaplikasian Pupuk Organik Padat pada Tanaman

Dalam pemupukan menggunakan pupuk organik padat ini, Anda tidak boleh sembarangan dalam mengaplikasikannya pada tanaman.

Terdapat dosis serta caranya tersendiri supaya nanti benar-benar menghasilkan produk pangan terbaik.

Nah, pupuk organik padat ini cara pengaplikasiannya bisa langsung dibaurkan di tanah tanpa harus dinacurkan atau di buat menjadi larutan terlebih dahulu.

Nantinya, semakin lama zatnya berdiam diri di sana, maka pertanahan pun akan bertambah subur. Pupuk ini sangat aman dan tidak akan khawatir membuat tanaman mati jika terjadi kontak langsung.

Akan tetapi, Anda juga harus menggunakannya sewajarnya saja karena kalau kebannyakan tanah akan terlalu gembur dan tidak cocok untuk media tanam tertentu.

Manfaat Nyata Pupuk Organik Padat

Walaupun pupuk ini terbuat dari bahan-bahan alami organik, namun manfaatnya tidak kalah dengan berbagai produk kimia.

Bahkan produknya kini harganya lebih mahal karena ketersediannya terbatas serta banyak dicari. Lantas, apa saja manfaatnya?

1. Menambah dan Mengaktifkan Unsur Hara dalam Tanah

Jika tanah yang digunakan untuk media tanam Anda cenderung kurang bisa menyuburkan tanaman,

maka memberikan pupuk organik adalah pilihan terbaiknya karena di dalamnya terdapat banyak kandungan zat hara dari unsur makro maupun mikro.

Dalam hal ini, pupuk organik padat akan berperan sebagai pengaktif kandungan zat hara asli di dalam tanah.

2. Memperkuat Daya Ikat Agregat pada Tanah Berpasir

Seperti yang telah diketahui secara umum, daya ikat agregat pada tanah berpasir cenderung rendah.

Hal ini tidak cocok digunakan sebagai media tanaman sayur-sayuran maupun palawija serta bahan pangan lainnya.

Nah, untuk mengatasi supaya tanah berpasir bisa dimanfaatkan, maka gunakanlah pupuk organik karena kandungannya dapat mengikat daya agregat nutrisi dalam tumbuhan.

3. Meningkatkan Daya Serap Air di Akar

Jika daya serap air di akar tanaman tidak bisa maksimal, maka hal tersebut akan mengakibatkan kualias pertumbuhan terhambat serta daun mudah layu.

Nah, jalan terbaik untuk mengatasi problem ini yaitu menggunakan Pupuk Organik Padat dengan kendungan bahan-bahan alami.

Sejak puluhan tahun, pupuk organik yang terbuat dari kotoran hewan ini telah dipercaya mampu membuka pori-pori tanah lebih lebar sehingga akar pun bisa menyerap air semakin banyak.

Kualitas dan kemampuannya sudah tidak diragukan lagi oleh para petani.

Demikianlah pembahasan yang dapat disampaikan mengenai seluk-beluk dari pupuk organik padat dalam artikel ini. Semoga informasi tersebut bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Baca Juga: Mengenal Manfaat Pupuk Organik Cair

Apa Itu Pupuk Organik Petroganik?

0
pupuk petroganik

Agropedia.id – Produk fertilizer dibutuhkan oleh petani dan pecinta tanaman untuk melengkapi unsur hara bagi tumbuhannya. Berasal dari pelapukan, kotoran hewan dan limbah rumah tangga.

Salah satunya adalah pupuk organik petroganik dengan bentuk butir padat yang dapat menyuburkan tanah dan tanaman.

Asal Muasal Bahan Organik

Bahan organik dapat berasal dari tanah. Biasanya terbentuk dari hasil pelapukan tumbuhan atau binatang yang sudah lama terurai kemudian bercampur dengan mineral lain di dalam tanah.

Lapisan tanah tersebut perlahan memiliki unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Kriteria tanah yang subur dipengaruhi oleh kandungan bahan organik. Persentase kandungannya berkisar antara 3% sampai 5%.

Kondisi mengkhawatirkan jika kadar organik terlalu rendah. atau hanya sekitar 2% dari persentase seharusnya sehingga menyebabkan daya topang tanah semakin menurun.

Bahan organik tanah termasuk bagian dari lapisan tanah dengan memberi pengaruh agar tanah lebih subur dan menyediakan unsur hara mikro serta aspek-aspek pendukung pertumbuhan lainnya.

Maka dari itu manfaat seperti ini tidak ditemukan dari penggunaan pupuk kimia.

Hadirnya Pupuk Organik

Sesuai namanya bahwa Pupuk Organik merupakan produk penyubur tanah yang kandungan bahan-bahannya berasal dari sisa-sisa tanaman maupun kotoran hewan.

Diolah dalam bentuk padat maupun cair sebagi upaya untuk meningkatkan kadar organik tanah.

Selain itu pupuk organik memperbaiki sifat kimia, biologi dan fisika tanah sehingga dampak yang diberikan berupa perbaikan struktur, daya sokong dan aerasi tanah.

Selain itu mampu memperlambat laju pengikisan tanah serta menyediakan unsur hara penting bagi tanaman.

Kembalinya bahan organik tanah tersebut berdampak pada tingkat kesuburan tanah sehingga memberikan hasil panen melimpah karena unsur hara tanaman tercukupi dengan baik.

Lebih efisien dalam pemupukan serta menjaga kelangsungan mikroorganisme atau kelestarian lingkungan.

Berbagai Hal yang Berkaitan dengan Pupuk Organik Petroganik

Pupuk organik ada banyak sekali jenisnya namun dari segi penggunaan bahan, tidak banyak berbeda dengan memanfaatkan zat-zat sisa makhluk hidup.

Salah satunya dikenal dengan petroganik. Disebut begitu karena diproduksi oleh PT. Petrokimia Gresik yang sudah tidak diragukan lagi kiprahnya.

1. Spesifikasi dan Komposisi Pupuk Petroganik

Bila diamati dari tampilan fisiknya, Pupuk Petroganik memiliki warna butir coklat kehitaman bentuknya berupa granul atau bulir-bulir kecil dengan rentang ukuran bervariasi.

Dikemas dengan kantong putih bersifat kedap air. Berat bersih diketahui berukuran 25 kilogram dan 40 kilogram.

Komposisi dari pupuk petroganik terdiri dari kadar bahan organik sebesar 15%, rasio karbon terhadap nitrogen 15 sampai 25, rentang kadar air 8% hingga 20% dan derajat keasaman 4ph sampai 9ph.

2. Keunggulan dari Penggunaan Pupuk Petroganik

Melihat berbagai kandungan di dalamnya, pupuk petroganik memperlihatkan keunggulan tersendiri ketika diaplikasikan terhadap tanah tempat menanam tumbuhan.

Kadar bahan organiknya termasuk tinggi dengan persentase 15%. Selain itu,bentuknya berupa granul, mudah untuk diimplementasikan.

Pupuk petroganik yang diproduksi melalui bahan organik bersifat ramah lingkungan karena bebas dalam penggunaan bahan kimia berbahaya.

Selain itu aman untuk diberikan pada tanaman sebab terbebas dari mikroba parasit. Rendahnya kadar air membuatnya lebih efisien dalam penyimpanan unsur hara.

3. Manfaat dari Penggunaan Pupuk Petroganik

Setelah diketahui keunggulan dari pupuk organik petroganik maka selanjutnya perlu mengerti manfaat dari pengaplikasiannya.

Kegunaan pertama yakni memperbaiki tata udara dan struktur tanah sehingga memperlancar penyerapan unsur penting yang dibutuhkan oleh tanaman melalui akarnya.

Manfaat berikutnya adalah sebagai penopang unsur hara di dalam tanah. Hal tersebut berguna dalam menyimpan cadangan nutrisi bagi tanaman agar sewaktu-waktu dapat diserap oleh cabang akarnya.

Pupuk petroganik dapat dimanfaatkan untuk semua jenis tumbuhan menghasilkan.

4. Kadar Penggunaan Pupuk Petroganik

Penggunaan pupuk organik memang tidak berakibat fatal bagi tanah, namun menentukan dosis yang tepat merupakan faktor penting demi menghasilkan tanaman unggul.

Beragam jenis tanaman membutuhkan takaran berbeda sehingga perlu diatur sedemikian rupa seperti pada kadar berikut ini:

  1. Padi dan Palawijaya sebanyak 500 sampai 1000 kilogram per hektar.
  2. Tanaman holtikultura (wortel, manggis, melati) sebanyak 2000 kilogram per hektar.
  3. Tanaman keras (jati, gaharu, eboni) sebanyak 3 kilogram per pohonnya.

Takaran pupuk petroganik di atas adalah penggunaan lahan luas. Pada tanaman holtikultura dan pangan diberikan seluruhnya saat pemupukan dasar.

Sedangkan untuk tanaman seperti jati, suren, albasia, mahoni dan gahara (kategori tanaman keras) fertilizer diberikan saat awal dan akhir musim penghujan.

5. Alat dan Bahan dalam Memproduksi Pupuk Petroganik

Pupuk petroganik merupakan produk organik yang diproduksi oleh PT. Petrokimia Gresik.

Dalam memperlancar proses pembuatannya, tidak lepas dari penggunaan alat dan bahan. Beberapa kelengkapan tersebut antara lain:

  1. Kotoran ayam, kambing, sapid an hewan ternak lainnya.
  2. Limbah pabrik gula atau kelapa sawit
  3. Formula mixtro
  4. Suplemen
  5. Tanah liat atau kapur.
  6. 1 unit mesin penghancur dengan kapasitas 2 ton per jam.
  7. 3 unit wadah mesin granulator dengan kapasitas 1.5 ton per jam .
  8. 1 unit mesin pengering dengan kapasitas 1.5 ton per jam.

Beberapa kelengkapan di atas merupakan alat dan bahan pendukung jalannya produksi. Biasanya PT. Petrokimia Gresik mampu menghasilkan sebanyak 10 ton pupuk petroganik per harinya.

Beroperasi selama 8 jam dengan jalannya produksi dibantu oleh 14 pekerja untuk mengoperasikan mesin.

6. Proses Pembuatan Pupuk Petroganik

Terbentuknya produk penyubur tanah melewati serangkaian proses hingga memperoleh hasil akhir seperti yang diharapkan.

PT. Petrokimia Gresik merupakan produsen dari jenis pupuk ini sudah paham mengenai pengolahan seperti apa yang perlu dilakukan.

Persiapan bahan baku seperti kotoran kambing, unggas, sapi dan hewan ternak lainnya dibutuhkan dalam proses membuatnya.

Tanpa terkecuali memanfaatkan limbah industri, sampah rumah tangga. Tahap produksi pupuk petroganik adalah sebagai berikut:

  1. Masukkan bahan baku ke dalam mesin penghancur / crusher
  2. Bahan baku tersebut dihaluskan sampai berbentuk butiran atau sampai menjadi debu.
  3. Bila melakukan dengan cara manual dapat menggunakan cangkul lalu disaring.
  4. Bahan baku yang sudah halus tadi kemudian ditimbang berdasarkan formula yang telah ditetapkan.
  5. Setelah penimbangan, bahan baku tersebut dicampur dengan suplemen mixtro dan air di dalam wadah mesin pan granulator.
  6. Campuran bahan tadi akan terbentuk menjadi butiran-butian kecil
  7. Butiran-butiran kecil tersebut kemudian dibiarkan terlebih dahulu selama 2 sampai 3 hari agar dapat menurunkan kandungan air setelah melalui proses mesin pan granulator.
  8. Setelah tercapai selama waktu yang dinantikan, langkah berikutnya adalah pengeringan.
  9. Masukkan butiran-butiran tersebut ke dalam mesin pengering.
  10. Mesin pengering dapat menampung 7 hingga 10 ton butir-butir pupuk tersebut per harinya.
  11. Setelah dikeringkan oleh mesin, selanjutnya butir-butir pupuk tersebut diayak atau disaring pada mesin screen.
  12. Setelah melalui proses pengayakan butir-butir pupuk tadi berukuran hampir serupa seluruhnya.
  13. Kemudian dari mesin screen dikemas dalam karung berbagai ukuran mulai dari 25 kilogram sampai 40 kilogram.

Kurang lebih berbagai pembahasan di atas merupakan sesuatu yang erat kaitannya dengan pupuk organik petroganik.

Mulai dari proses awal produksi hingga tahap penyelesaian akhir dalam menyediakan produk bermanfaat bagi kesuburan tanah dan mampu mendorong hasil panen tanaman lebih berkualitas.

Baca Juga: Kenali Lebih Jauh Tentang Pupuk Organik Cair (POC)

Mengenal Pupuk Organik Cair

0
pupuk organik cair

Penggunaan pupuk pada sektor pertanian bukanlah hal yang baru pertama kali diterapkan. Banyak petani menggunakan beragam jenis fertilizer, Baik pupuk berbahan kimia maupun berasal dari alam.

Salah satunya adalah pupuk organik cair dengan kandungan yang bermanfaat bagi berbagai tanaman. Apa saja manfaat yang terkandung dalam pupuk alami ini? Agropedia.id akan mengulasnya untuk anda.

Mengenal Secara Singkat Pupuk Organik Cair (POC)

Sekilas Tentang Pupuk Organik Cair

Selama ini pupuk dikenal dengan bentuknya yang padat dengan tumpukan atau butiran berwarna. Namun ada wujud lainnya berupa pupuk organik cair.

Larutan fertilizer tersebut didapatkan dari feses hewan dan sisa tanaman. Kemudian melalui pengolahan tertentu, produk tersebut dapat dipasarkan.

Upaya menghasilkan tanaman yang subur dan sehat dipengaruhi oleh pemberian pupuk organik cair. Jenis fertilizer ini mampu melengkapi unsur hara bagi berbagai jenis tumbuhan menghasilkan.

Sifat dari POC juga tidak mengakibatkan kerusakan lingkungan meskipun digunakan terlalu sering.

Kandungan bahan pengikat di dalamnya dapat disiramkan langsung terhadap permukaan tanah dan kemudian diserap melalui akardenga tanaman.

Tumbuhan mendapat asupan nutrisi dari unsur hara yang diserapnya sehingga membantu dalam pertumbuhan batang, daun, bunga, biji dan buah.

Berbagai Cara Membuat Pupuk Organik Cair

pembuatan pupuk organik cair

Petani tidak jarang demi menghemat pengeluaran untuk mendapatkan pupuk, mengambil langkah dengan cara membuatnya sendiri.

Selain bahannya mudah didapat, proses produksinya juga tidak terlalu rumit karena terdapat banyak pilihan dalam mengolahnya.

1. Teknik Fermentasi

Cara membuat larutan pupuk organik dengan teknik fermentasi sangatlah mudah. Pupuk organik cair yang dibuat dengan cara ini tidak memerlukan gas Oksigen.

Ciri fisik terlihat dari hasil pembuatannya adalah muncul bercak putih pada bagian permukaannya.

Bahan yang diperlukan dalam membuatnya antara lain kotoran domba sebanyak 2 atau 3 drum, ragi tape 15 butir dan air bersih 1 drum.

Setelah bahan-bahan tersebut dipersiapkan maka langkah selanjutnya adalah melakukan tahapan proses dalam membuatnya sebagai berikut:

  1. Drum dengan kotoran domba ditaburi dengan 15 butir ragi sebagai biofaktor.
  2. Tuangkan air sebanyak sepertiganya volumenya.
  3. Tutup drum berisi campuran tadi dengan rapat.
  4. Diamkan selama tujuh hari.
  5. Setelah 7 hari berlalu, gunakan untuk pemupukan dengan perbandingan 1 liter air dan 15 mililiter pupuk organik cair tersebut.

2. Limbah Rumah Tangga

Cara membuat larutan pupuk organik cair melalui limbah rumah tangga, Larutan pupuk organik dapat dibuat dengan melibatkan beberapa alat dan bahan.

Material seperti limbah rumah tangga, kotoran hewan ternak, urin hewan, gula aren, serbuk gergaji, ember, dekomposer, pengaduk, bekas cucian beras, jerigen plastik dan masih banyak lagi.

Setelah beberapa alat dan bahan tersebut disediakan langkah selanjutnya adalah mengolahnya menjadi pupuk organik cair. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuatnya:

  1. Larutkan dekomposer berupa EM4 dengan air secukupnya kemudian ditambah lagi dengan gula merah lalu diamkan sekitar 20 menit.
  2. Campurkan limbah sayuran rumah tangga atau sisa tanaman ke dalam jerigen.
  3. Tuangkan larutan dekomposer EM4 ke dalam jerigen, dapat juga menambahkan petis demi mempercepat proses penguraian.
  4. Masukkan air seni hewan atau cucian beras ke dalam jerigen lalu aduk rata.
  5. Sembari mengaduk, dapat menambah air secukupnya.
  6. Aduk kembali dengan kayu pengaduk sampai tercampur dengan merata.
  7. Tutup rapat selama 1 minggu sambil tetap sesekali diaduk.
  8. Pupuk organik cair siap digunakan ditandai dengan bau campuran seperti aroma tape.

Keunggulan dari Pembuatan Pupuk Organik Cair

Keunggulan Pupuk Organik Cair

Setelah melalui proses pembuatan pupuk organik cair, petani atau pecinta tanaman menyadari ada keunggulan tersendiri dari pengolahan jenis fertilizer ini.

Salah satunya diperoleh produk penyubur tanah dan tanaman secara cepat karena tahapan yang dilakukan lebih sederhana dan waktu lebih singkat.

Keunggulan lainnya diperoleh pupuk organik cair dengan harga murah. Sebab bahannya mudah ditemukan melalui limbah atau kotoran hewan.

Selain itu tidak diwajibkan memiliki mesin pengolahan karena pada dasarnya dapat menggunakan alat-alat rumah tangga untuk membuatnya dengan mudah.

Pembuatan pupuk organik cair dapat disesuaikan dengan kebutuhan, tempat, jenis tumbuhan dan komoditi.

Penambahan bahan lain juga dapat dilakukan demi meningkatkan kandungan unsur makro yang dibutuhkan tanaman.

Melihat beberapa keunggulan ini membuat produksinya semakin meningkat.

Perbedaan Pupuk Organik Cair dengan Pupuk Kimia

perbedaan pupuk organi cair dengan pupuk kimia

Fertilizer selama ini digunakan untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dan dikelompokkan ke dalam produk organik dan anorganik.

Perbedaan keduanya dapat terlihat dari cara mengolahnya, pupuk organik diolah melalui pengomposan atau fermentasi. Sedangkan pupuk kimia dibuat oleh pabrik.

Dari sisi kelarutan, senyawa dalam pupuk organik cair tidak mudah larut sehingga dapat memberikan pengaruh jangka panjang terhadap tanah.

Sedangkan pupuk kimia memiliki senyawa dengan tingkat kelarutan tinggi maka pengaruhnya dalam kesuburan tanah bersifat sementara saja.

Pupuk organik cair bersifat ramah lingkungan sehingga membantu kelangsungan hidup mikroorganisme di dalam tanah.

Hal ini bertolak belakang dengan pupuk kimia yang memberikan tingkat keasaman tinggi dan merusak struktur tanah sehingga mengganggu kinerja mikroba maupun cacing tanah.

Manfaat Penggunaan Pupuk Organik Cair

Manfaat Pupuk Organik Cair

Setelah petani menggunakan Pupuk Organik Cair yang siap pakai. Langkah selanjutnya mengenali beberapa manfaatnya.

Pemupukan dengan produk fertilizer ini berguna menunjang pertumbuhan tanaman menjadi lebih kokoh, produktif dan memberi unsur hara yang cukup untuk proses fotosintesis.

1. Terhadap Tanaman Pangan

Petani tentu merasa senang apabila hasil tanaman sayurannya tumbuh dengan subur dan memiliki kualitas yang baik.

Penggunaan pupuk organik cair memberi pengaruh terhadap perkembangan maupun pertumbuhan akar tanaman. Hal ini membuat penyerapan unsur hara menjadi lebih banyak lagi.

Pupuk organik cair dapat menaikkan jumlah anakan, tahan terhadap wabah dan hama pengganggu serta meningkatkan hasil panen.

Pengaplikasian jenis fertilizer ini memberikan pengaruh terhadap tanaman cabai, sawi, kangkung, wortel, bawang merah dan lain-lain.

2. Terhadap Buah-buahan

Hasil panen unggul untuk kategori buah-buahan dapat dicapai dengan memberikan larutan pupuk organik.

Dampak yang diberikan berupa peningkatan daya hasil tanaman berupa bobot buah lebih berat, kulit lebih tebal, rasa lebih manis, komposisi daging buah lebih banyak dan ukurannya lebih besar.

Dari sisi ketahanan memberikan perlindungan terhadap kondisi cuaca atau keadaan ekstrem. Tahan terhadap gangguan hama dan wabah penyakit dan menghindari tanaman dari kondisi layu.

Penggunaan pupuk organik cair dapat diberikan pada tanaman Melon, jeruk, semangka, rambutan dan sebagainya.

3. Terhadap Tanaman Hias

Penggunaan pupuk organik cair tidak hanya terbatas pada tanaman menghasilkan saja. Ada tumbuhan lain yang dapat memperoleh manfaat serupa yakni tanaman hias.

Dampak positif berupa perkembangan akar tanaman, warna bunga atau daun menjadi lebih cerah serta memiliki ketahanan terhadap penyakit.

Kurang lebih berbagai penjabaran di atas merupakan bagian dari topik pupuk organik cair. Mulai dari proses pembuatan, keunggulan, manfaat serta perbedaannya dengan pupuk kimia.

Setelah diketahui pengaruh positifnya tersebut maka tidak heran bila jenis pupuk ini banyak digunakan oleh petani.

Baca Juga: 10 Hal Tentang Pupuk Organik yang Perlu Anda Ketahui

10 Hal Tentang Pupuk Organik

0
Pupuk organik

Sekarang banyak petani yang beralih ke pupuk organik. Kehadirannya cukup populer sebab memiliki banyak manfaat bagi tanaman.

Penyubur tumbuhan tersebut dijual dengan harga cukup bervariasi. Sebelum memutuskan untuk membelinya, sebaiknya Anda mengetahui hal-hal di bawah ini.

Agropedia.id sudah menjabarkannya secara lengkap untuk Anda.

Sekilas Tentang Pupuk Organik

Kini pupuk organik laku keras di pasaran karena keberadaanya membuat tanaman menjadi lebih subur sehingga menguntungkan saat musim panen tiba.

Penggunaannya cukup aman karena dibuat dari bahan-bahan alami. Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan efek yang ditimbulkannya.

Untuk pembuatannya ada berbagai jenis pupuk organik, salah satunya kompos. Penyubur tanaman ini praktis sebab pengguna dapat membeli atau membuatnya sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan sekitar.

Bahkan, seseorang bisa memanfaatkan sampah dapur yang tidak terpakai. Selain digunakan oleh para petani di sawah, pupuk berkualitas ini pun kerap digunakan oleh pemilik kebun.

Bahkan, Anda yang gemar bercocok tanam pun bisa menggunakannya untuk tanaman di rumah. Banyak orang menggunakannya dikarenakan harganya cukup murah.

Apalagi kini pelanggan tidak perlu repot-repot datang ke pasar atau toko sebab dengan sekali klik saja, pupuk organik akan diproses untuk dikirimkan ke tempat Anda.

Ini sungguh praktis dan cocok untuk para klien yang tidak punya waktu untuk membelinya langsung.

Kandungan Alami Pupuk Organik

Pupuk alami ini terkenal dengan kandungannya baik untuk kesuburan tanaman. Ada banyak zat terkandung di dalamnya yakni kalium, nitrogen, fosfor dan belerang.

Selain itu, terdapat klor yang merupakan salah satu unsur hara. Kandungan tersebut penting dimiliki pupuk organik.

Hal itu dikarenakan zat-zat tersebut mampu menyuburkan serta mengembalikan kondisi tanah sehingga gembur kembali.

Pupuk organik juga banyak mengandung zat lainnya diantaranya besi,kobal dan iodium. Jika melihat banyaknya material di dalamnya, tak heran jika penyubur tanaman itu laris manis di pasaran.

Selain menyuburkan tanah tempat berpijak tanaman, kandungannya mampu menstimulasi tumbuhan agar dapat bernafas baik.

Tak hanya itu, proses fotosintesis pun dapat dilakukan dengan baik. Alhasil, proses pembuahan pun bisa terjadi lebih cepat sehingga hasil panen bisa menguntungkan.

Tak heran, kini permintaan pupuk organik di pasaran makin melonjak. Sebenarnya, Anda bisa membuatnya di rumah.

Namun, ini membutuhkan waktu dan sedikit ribet. Apalagi, tidak semua orang memiliki cukup waktu membuat sendiri bahan penyubur tanaman tersebut.

Jenis Pupuk Organik

Ada beberapa macam pupuk organik yang banyak beredar di pasaran. Adanya variasi jenis ini sangat memudahkan pelanggan yang membeli dengan berbagai macam kepentingan.

Jadi, Anda bisa menyesuaikannya sesuai kebutuhan. Berikut ulasannya:

1. Pupuk Kompos

Pupuk itu terbuat dari bahan-bahan baik dari hewan, tumbuhan maupun sisa sampah dapur. Khusus jenis ini, pengguna bisa membuatnya sendiri.

Anda hanya perlu menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar, misalnya sampah dedaunan atau sisa makanan tidak termakan.

Selain itu, Anda bisa memanfaatkan kotoran ternak yang dimiliki. Pupuk kompos ini menguntungkan karena proses penguraian dilakukan secara biologi yakni memanfaatkan bantuan jamur, cacing atau bakteri lainnya.

2. Pupuk Organik Cair

Selain kompos, petani dapat menggunakan pupuk organik cair. Anda tidak perlu susah payah membuatnya sebab tidak sulit menemukan produk ini di pasaran.

Penyubur tumbuhan tersebut dibuat dari proses fermentasi bahan-bahan alami yang diberi air.

Cara penggunaanya sungguh mudah yakni disemprotkan ke area yang dibutuhkan misalnya daun atau permukaan tanah tempatnya berpijak.

Pemakaiannya sangat praktis. Tak heran, jika pupuk alami tersebut banyak dicari orang.

3. Pupuk Serasah

Pupuk ini sangat unik sebab memanfaatkan unsur alam yang tidak terpakai seperti jerami dan rumput untuk membuatnya.

Bahan alami tersebut digunkaan khusus untuk menyuburkan area tanah sebab teksturnya cukup padat.

Umumnya orang menggunakannya sebagai penutup tanah dengan harapan tumbuhan bisa lebih subur dibandingkan sebelumnya.

Tak hanya menyuburkan, pupuk keren ini bisa melembabkan dan mencegah bakteri yang datang saat hujan.

4. Pupuk Kandang

Ada lagi jenis bahan alami untuk menggemburkan tanah ladang, yakni pupuk kandang. Penyubur tanaman ini diciptakan dari salah satu kotoran hewan.

Ada berbagai ternak dan unggas yang sering digunakan yaitu kambing, ayam, burung serta sapi.

Pupuk alami ini aman sebab mampu menyuburkan ladang tanpa bahan kimia sedikit pun. Kandungannya antara lain: nitrogen, kalium, kalsium dan tembaga.

Dengan pemakaian teratur serta takaran tepat, dijamin tumbuhan akan makin subur.

5. Pupuk Hijau

Pupuk hijau ialah salah satu penyubur tanaman alami yang bisa dimanfaatkan untuk menggemburkan tanah serta tanaman.

Sama seperti jenis lainnya, tipe ini memanfaatkan bahan alami berupa tanaman hijau atau dedaunan untuk membuat pupuk. Anda dapat menggunakan rerumputan atau sisa panen.

Adanya pemanfaatan tanaman hijau itu merupakan terobosan baru. Apalagi ini hampir tidak membutuhkan biaya karena bahan baku bisa didapatkan secara gratis.

Material terbaik untuk pupuk hijau berasal dari tanaman kacang-kacangan sebab mudah diuraikan dalam tanah.

Manfaat Pupuk Organik

Pupuk alami itu tidak hanya terjangkau namun memiliki banyak keunggulan yang bermanfaat bagi tumbuhan.

Penyubur tanah ini ternyata mempunyai segudang manfaat bagi beberapa pihak. Penasaran? Berikut adalah ulasannya:

1. Hemat Biaya

Setiap pebisnis tentu menginginkan keuntungan besar disertai biaya yang ekonomis. Hal itu bisa didapatkan jika memilih pupuk organik.

Harganya sangat terjangkau dan sebanding dengan kualitasnya. Dijamin, tanaman menjadi lebih subur usai memberikan penyubur alami ini.

Bahkan, Anda bisa membuatnya tanpa dana sedikit pun dengan cara memanfaatkan bahan-bahan alami tak terpakai di sekitar seperti kotoran ternak dan sampah dapur.

Nah, kini tak ada lagi alasan tidak memiliki pupuk karena petani bisa membuatnya sendiri.

2. Lebih Ramah Lingkungan

Pupuk organik ini dinilai lebih ramah lingkungan karena tidak mengandung pengawet sama sekali. Hasil panennya jah lebih menyehatkan jadi Anda takkan was-was saat mengonsumsinya.

Tak heran, jika harga bahan pangan organik sangat mahal di pasaran.

Selain menyehatkan orang yang mengonsumsinya, pupuk ini pun mampu menyuburkan tanah tanpa efek samping. Area sekitar tanaman pun akan sehat karena tanpa pasokan senyawa kimia yang terkadang membahayakan.

3. Profit Bertambah

Tanaman yang diberi pupuk alami akan jauh lebih subur sebab kandungannya lebih ramah lingkungan.

Dampaknya sangat baik untuk kehidupan berbisnis yakni profit pun meningkat sebab hasil panen berkualitas dan bisa langsung dijual. Ini merupakan manfaat terbaik dari menggunakan pupuk alami.

Untuk bisa sampai ke titik ini, petani perlu sabar merawat serta memastikan bahwa kadar penyubur yang diberikan untuk tanaman takarannya pas sehingga mampu tumbuh dengan baik.

Harga Pupuk Organik

Bicara tentang pupuk, ada banyak variasi harga yang ditawarkan. Adanya variasi ini bergantung pada jenisnya. Sebagai contoh, harga pupuk cair organik dijual Rp. 23.000 dengan ukuran 1 liter. Cukup murah, bukan?

Namun, Anda tidak bisa memukul rata harga pupuk sebab ini bergantung ukuran serta merknya. Apalagi terdapat banyak jenis.

Untuk mengetahui tipe yang cocok untuk tanaman kesayangan, sebaiknya tanyakan pada penjual mengenai keunggulan masing-masing.

Harga penyubur tanaman ini bervariasi. Apalagi banyak perusahaan membuatkan pupuk organik untuk berbagai konsumen.

Anda bisa memilih pupuk untuk tanaman pangan, buah-buahan, tanaman hias atau sawit. Bahkan, terdapat produk spesial untuk lapangan golf.

Adanya variasi untuk berbagai keperluan itu membuat harganya berbeda-beda. Untuk mendapatkan harga termurah, pastikan membeli di tempat penjualan pupuk organik terpercaya yang telah memiliki kredibilitas.

Tips Memilih Pupuk Organik

Usai mengetahui kisaran harganya, Anda wajib hukumnya mengetahui trik memilih pupuk organik. Tips dapat digunakan bagi pecinta tanaman yang ingin menyuburkan tumbuhan dengan bahan alami ramah lingkungan. Simak ulasan berikut:

1. Pilih Sesuai Fungsi

Salah satu tips jitu memilih pupuk berkualitas yaitu dengan menentukan sesuai fungsinya. Kini ada beberapa jenis yang ditawarkan mulai dari pupuk kompos hingga pupuk cair.

Apabila tidak ingin repot dan malas membuat, maka bisa membeli buatan pabrik berbahan organik.

Saat ini, terdapat perusahan yang membagi penyubur tanah menjadi beberapa kategori. Jika membeli, maka pastikan memilih sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Semisal, jika mencari penyubur untuk padi, belilah pupuk khusus tananam pangan. Jangan membeli pupuk tanaman hias. Hasilnya akan berbeda.

2. Sesuaikan Anggaran

Anda tidak akan merasa kemahalan karena harga pupuk alami itu bervariatif sehingga relatif terjangkau untuk semua kalangan.

Harganya mulai belasan ribu hingga ratusan ribu. Adanya perbedaan ini dikarenakan kualitas serta ukurannya. Untuk produk berkualitas harus rela merogoh kocek lebih dalam.

Pecinta tanaman tak perlu memaksakan keadaan hingga kantong bolong sebab masih ada penyubur tumbuhan termurah disertai kualitas lumayan bagus.

Jika ingin mendapatkannya, tentu harus meluangkan waktu riset terlebih dahulu. Dengan menelitinya, Anda bisa memperoleh harga murah.

3. Pilih Produk Berkualitas

Jika telah menemukan pupuk cair termurah, amati dengan seksama apakah penyubur tersebut berkualitas atau tidak.

Apabila harganya terlampau murah namun tidak bermutu baik, maka buang pikiran untuk membelinya.

Kriteria harga terjangkau memang penting, namun jangan kesampingkan aspek untuk menemukan produk berkualitas.

Ini demi mendapatkan hasil panen yang bermutu baik sehingga siap dijual saat musimnya nanti.

4. Pilih Distributor Terpercaya

Apabila memutuskan membeli produk pupuk terbaik dengan harga terjangkau, pastikan Anda memilih perusahaan terpercaya.

Hal ini penting sebab tidak sedikit distributor yang menjual barang palsu. Jika barang tersebut Anda beli, maka bisa berdampak buruk bagi tanaman di ladang.

Apabila memilih distributor terpercaya, pembeli akan diuntungkan sebab bisa memiliki pupuk alami tanpa kekhawatiran.

Perusahaan pupuk yang baik akan memberikan layanan terbaik serta melayani serta menjawab pertanyaan. Dengan demikian harapannya konsumen mendapatkan pupuk bermutu tinggi.

Proses Pembuatan Pupuk Organik

Selain membeli di distributor, Anda pun bisa mengolah bahan-bahan sekitar menjadi pupuk alami siap digunakan. Caranya tidak sesulit bayangan. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan.

Hal pertama yang harus dilakukan ialah memilih jenis pupuk alami terlebih dahulu. Salah satu tipe paling mudah serta hemat yaitu pupuk kompos.

Untuk membuatnya, Anda bisa memanfaatkan sampah dapur berupa sisa-sisa makanan terbuang. Pastikan tidak ada plastik dan bahan tidak bisa didaur ulang.

Lalu siapkan tempat bertutup untuk pengolahan kompos. Mengenai ukurannya bisa menyesuaikan bergantung pada kebutuhan. Kemudian masukkan sampah dapur ke wadah sedikit demi sedikit. Lalu tambahkan dengan tanah secara perlahan.

Setelah itu, tambahkan lagi sampah dapur dan tutuplah menggunakan tanah hingga memenuhi wadah. Tahap terakhir ialah menutupnya dengan penutup wadah tersebut.

Pupuk ini bisa digunakan setelah didiamkan selama 3 minggu. Tidak sesulit yang dibayangkan, bukan?

Bagaimana Cara Menggunakan Pupuk Organik?

Ketika memakai pupuk organik untuk tanaman kesayangan Anda, ada berbagai metode yang digunakan antara lain: disebar, disemprot dan dimasukkan dalam lubang.

Selain itu, terdapat cara unik yakni ring placement yakni penempatan pupuk pada area sekeliling tumbuhan.

Untuk penyemprotan ini umumnya dilakukan pada bagian daun atau batang tanaman dengan harapan hama akan terbasmi secara sempurna.

Sementara penggunaan pupuk organik sebaiknya tidak dibarengi pestisida yang berbahan kimia sebab akan menimbulkan efek negatif.

Pupuk organik akan sia-sia. Bahkan, ini bisa mengakibatkan hal fatal bagi tanaman yaitu daun akan rusak dan lambat laun tumbuhan mati.

Untuk menghindari dampak buruk tersebut, sebaiknya tidak mencampurkan dengan zat kimia.

Selain itu, saat menggunakan pupuk alami, perhatikan takarannya. Jangan menyamaratakan tanaman satu dengan lainnya.

Baca aturan penggunaan agar tanaman kesayangan bisa tumbuh subur sehingga bisa dipanen saatnya nanti.

Kekurangan Menggunakan Pupuk Organik

Setiap hal memiliki keunggulan dan kekurangan. Begitu pula dengan Pupuk Organik. Meskipun banyak manfaatnya, namun penyubur tanaman ini memiliki sedikit kelemahan.

Salah satunya yaitu respon yang diberikan tumbuhan terkadang cukup lambat. Hal itu berlaku karena pupuk bekerja secara alami.

Responnya akan sangat lambat apabila ternyata tanaman tersebut kurang cocok dengan jenis penyubur tertentu yang digunakan.

Bahkan, bisa saja pupuk tidak memberikan efek apapun. Ini bisa terjadi meskipun kemungkinannya sedikit. Selain itu, pupuk organik yang dibuat kurang benar akan berpotensi menjadi hama bagi tumbuhan.

Hal ini dikarenakan bahan alami tersebut mengandung telur serangga sehingga jadi bibit penyakit pada tanaman.

Ada lagi kekurangannya yakni proses pembuatannya cukup lama. Untuk membuat sebuah pupuk kompos dibutuhkan waktu sekitar 2 minggu.

Ini sangat tidak efektif terutama jika tanaman sangat membutuhkan penyubur.

Waktu Paling Tepat Memberikan Tanaman Pupuk Organik

Kapankah waktu ideal untuk melakukan pemupukan pada pupuk organik? Tidak ada jawaban pasti untuk pertanyaan ini sebab hal itu menyesuaikan dengan usia serta jenis tanaman.

Ingat, jangan terlalu sering memberikan penyubur pada tumbuhan karena itu bisa berdampak kurang baik bagi kesuburannya.

Selain itu, waktu pemberian pupuk pun bergantung pada cuaca. Takaran saat musim hujan dan kemarau akan berbeda karena perbedaan suhu serta keadaan.

Jika bingung mengenai takarannya, Anda bisa menanyakan pada sang ahli atau melakukan riset via internet.

Namun, ada informasi valid yang bisa diketahui yakni waktu terbaik untuk memupuk tumbuhan ialah pagi sekitar pukul 8 hingga 10 atau sore hari setelah jam 4.

Saat itu adalah periode paling tepat karena matahari belum panas sehingga pupuk alami bisa diserap dengan baik.

Jika hujan turun, jangan memaksakan keadaan dengan tetap memupuk tanaman. Ini akan membuang-buang waktu sebab air hujan akan menghilangkan zat penting yang ada dalam pupuk.

Oleh karena itu, perhatikan cuaca sehingga tanaman bisa menyerapnya secara baik.

Nah, itulah beberapa hal penting tentang pupuk organik yang perlu diketahui. Semoga informasi di atas dapat menambah pengetahuan Anda.

REKOMENDASI

merk pupuk organik yang digunakan petani

12 Merk Pupuk Organik Berkualitas

0
Agropedia.id - Ada beberapa merk pupuk organik berkualitas yang umumnya digunakan oleh para petani. Penyubur tanaman ini tak hanya mampu menyuburkan tanah, namun hasil...
manfaat pupuk organik

11 Manfaat Pupuk Organik

0
Agropedia.id - Sektor pertanian erat kaitannya dengan penggunaan zat dalam meningkatkan kesuburan tanah. Pemberian dilakukan agar menambah unsur hara pada tanaman. Jenis pupuk yang bervariasi...
Pupuk Organik Nasa

Jenis & Manfaat Pupuk Organik Nasa

0
Agropedia.id - Anda perlu tahu bahwasannya kini ada inovasi baru di bidang pertanian yakni dengan munculnya pupuk organik Nasa. Produk tersebut memang dikhususkan untuk membantu...
Pupuk Organik Padat

Mengenal Pupuk Organik Padat

0
Agropedia.id - Saat ini pupuk organik padat semakin banyak digunakan oleh para petani dalam menyuplai nutrisi tanaman mereka. Hal tersebut dipilih karena kandungannya tidak terdapat...
pupuk petroganik

Apa Itu Pupuk Organik Petroganik?

0
Agropedia.id - Produk fertilizer dibutuhkan oleh petani dan pecinta tanaman untuk melengkapi unsur hara bagi tumbuhannya. Berasal dari pelapukan, kotoran hewan dan limbah rumah...